• EARTH DAY bersama Himasylva

    edit-2

    Mataram, Minggu tepatnya tanggal 24 April 2016, HIMASILYA PC UNRAM mengadakan kegiatan jalan sehat dibarengi dengan kegiatan pemungutan sampah di Udayana pada acara Car Free Day yang dimulai pada pukul 07.30 WITA. pada Car Free Day seperti saat ini biasanya di sepanjang trotoal jalan terdapat stand-Stand makanan yang di tawarkan oleh pedagang kaki lima yang memanfaatkan keramaian Car Fee Day untuk menjajakan makanannya tidak hanya itu dalam acara ini juga menyediakan jongging trek pagi para penggung yang ingin melakukan olahraga pagi di ruang terbuka hijau tersebut . Ruang terbuka adalah ruang-ruang dalam kota atau wilayah yang lebih luas baik dalam bentuk area/ kawasan maupun dalam bentuk area memanjang/jalur di mana dalam penggunaannya lebih bersifat terbuka.Namun bukan untuk menikmati kuliner pada saat keramaian Car free Day yang di lakukan oleh Sekolompok Mahasiswa yang tergabung dalam ke Anggotaan HIMASYLVA PC UNRAM melainkan memperingati Hari Bumi.

    Kegiatan ini dilaksanakan untuk memperingati hari bumi yang jatuh pada tanggal 22 April 2016 yang lalu. Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Ketua Program Studi Kehutanan Ibu Dr. Sitti Latifah, S.Hut., M.Sc.F beserta para staf pengajar dan pegawai dalam Lingkup Program Studi Kehutanan Universitas Mataram meskipun Peringatan Hari Bumi telah berlalu pada beberapa hari yang lalu,  namun kemeriahannya masih teriang sampai saat ini .  Kegiatan yang serupa juga pernah dilakukan pada tahun yang lalu namun,  pada kali ini ada hal yang berbeda hari segi jumlah peserta dan kekompakan yang di tunjukan oleh sejumlah Mahasiswa, Staf Akademik Program Studi Kehutanan Universitas Mataram  Selama berlangsungnya kegiatan, seluruh partisipan pada kegiatan tersebut menempelkan kertas yang berisi pesan di belakang punggung mereka, pesan tersebut dimaksudkan untuk kepada seluruh lapisan masyarakat hari, serta masing-masing partisipan diberikan plastic besar sebagai media tempat menaruh sampah.  Tidak hanya itu pula, bahkan untuk lebih memeriahkan acara tersebut dari panitia telah membuat kreasi dari sampah diantaranya Globe yang dibuat dari bekas gelas minuman, serta juga kostum robot yang terbuat dari kardus yang dipakai oleh salah satu partisipan hari bumi. Kegiatan ini disambut baik oleh warga yang menjalani aktifitas Car Free Day di kota Mataram. Beberapa diantaranya terdapat ikut memungut sampah dan juga berusaha untuk tidak membuang sampah sembarangan. Hal yang menarik lainnya dari acara ini adalah, keterlibatan anak-anak yang ikut membantu para partisipan hari bumi dalam kegiatan ini. Bahkan mereka lebih semangat untuk memungut sampah hingga acara tersebut selesai. Mereka terlihat sangat antusias, serta melakukannya dengan sangat senang.

    stand-Stand makanan yang di tawarkan oleh pedagang kaki lima yang memanfaatkan keramaian Car Fee Day untuk menjajakan makanannya tidak hanya itu dalam acara ini juga menyediakan  jongging trek pagi para penggung yang ingin melakukan olahraga pagi di ruang terbuka hijau tersebut . Ruang terbuka adalah ruang-ruang dalam kota atau wilayah yang lebih luas baik dalam bentuk area/ kawasan maupun dalam bentuk area memanjang/jalur di mana dalam penggunaannya lebih bersifat terbuka yang pada dasarnya tanpa bangunan.

    Namun sayangnya dari segi peserta sendiri, tingkat kehadirannya masih sangat kurang. Hal ini juga disampaikan oleh salah satu peserta yaitu Sakmah, “Acara ini sudah cukup bagus, dimulai dari memungut sampah. Namun mungkin untuk kedepannya untuk acara ini lebih baik lokasinya tidak jauh-jauh mungkin bisa dilaksanakan di sekitaran kampus. Karena keadaan kampus sendiri kondisinya masih banyak terdapat sampah-sampah yang berserakan dan juga mungkin untuk acara-acara kegiatan seperti ini lebih banyak lagi mahasiswa yang ikut bergabung ”.

    Ketua HIMASYLVA PC UNRAM yaitu Muhammad Rusli angakatan 2013  juga ikut memberikan pandangan mengenai kegiatan acara ini. “Dalam masalah keterlibatan mahasiswa Prodi Kehutanan sendiri mungkin memang masih kurang. Kami tentunya sudah mengajak teman-teman untuk mengikuti kegiatan ini. Namun juga kami bisa mengerti karena kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu. Karena pada hari Minggu biasanya mahasiswa mudik dan mungkin ada juga yang memiliki kesibukan lain sehingga tidak bisa mengikuti kegiatan tersebut. Kami bersyukur bahwa pada acara ini masih ada yang menyempatkan untuk hadir sehingga dapat menunjukkan bahwa mahasiswa Kehutanan adalah mahasiswa yang peduli lingkungan. Dan untuk kedepannya dari Sylva sendiri tetap akan mengadakan kegiatan-kegiatan untuk memperingati hari-hari besar khususnya dibidang lingkungan”

Comments are closed.