Mahasiswa

Sebagian besar mahasiswa PS Kehutanan berasal dari Provinsi NTB, selain mendapat pendidikan formal kehutanan, mahasiswa PS Kehutanan juga diarahkan untuk mendapatkan keterampilan berorganisasi dan berwirausaha. Hal tersebut ditunjukkan dengan peran aktif mahasiswa PS Kehutanan dalam Sylva Indonesia, IFSA, AFSA, Forest Camping, Unit usaha pembibitan, lomba karya ilmiah, serta kegiatan kreatifitas seni dan olah raga.

PS kehutanan memiliki daya tampung +/- 100 mahasiswa pertahun, dengan data mahasiswa sebagai berikut:

Tahun Akademik Daya Tampung Jumlah Calon Mahasiswa Reguler Jumlah Mahasiswa Baru Jumlah Total Mahasiswa Jumlah Lulusan IPK Lulusan Reguler Persentase Lulusan Reguler dengan IPK :
Ikut Seleksi Lulus Seleksi Reguler bukan Transfer Transfer(3) Reguler bukan Transfer Transfer(3) Reguler  bukan Transfer Trans fer(3) Min Rat Mak < 2,75 2,75-3,50 > 3,50
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16)
2011 60 356 73 58 58 10 3,02 3,30 3,70 50 50
2012 80 644 112 90 90 25 2,99 3,39 3,61 68 32
2013 100 828 114 98 98 30 2,75 3,30 3,74 73 27
2014 100 895 127 107* 107 24 2,56 3,16 3,71 16,60 70,80 12,50
2015 100 658 112 92* 92 12 2,51 3,18 3,75 8,33 66,60 25,07
Jumlah 3.381 538 445 445 101 2,51 3,28 3,75      

* = Mahasiswa Afirmatif Papua (TS-1 = 1 orang dan TS = 2 orang)

Lulusan PS Kehutanan memiliki peluang kerja sebagai praktisi dan profesional dalam unit-unit pengelolaan hutan, konsultan, analis pada lembaga pemerintahan, peneliti dan tenaga akademik pada lembaga penelitian dan perguruan tinggi, serta tenaga ahli pada NGO tingkat nasional, regional, maupun internasional. Saat ini alumni PS Kehutanan banyak bekerja di Kementrian Kehutanan, Dinas Kehutanan, KPH, TRANSFORM, dan Perkebunan sawit PT. Agro, dan perbankan